·Tahun 1928: Ki Hajar Dewantoro “ permainan itu
adalah pendidikan”
· Pada masa awal , guru
merupakan satu-satunya sumber untuk memperoleh pelajaran. Dalam perkembangan
selanjutnya, sumber pembelajaran
bertambah dengan adanya buku. Pada masa adanya buku, dikenal tokoh
bernama Johan Amos Comenius yang tercatat sebagai orang pertama yang menulis
buku bergambar yang ditujukan untuk anak sekolah. Buku yang ditulis oleh Johan
ini berjudul ”Orbis Sensualium Pictus” (Dunia Tergambar) yang
diterbitkan pertama kali pada tahun 1657.
·Tahun1960: pada awal abad ke-20 “ gerakan pendidikan
visual, pendirian museum & film-film educatif”.
·Tahun 1970 – 1975 : Pemanfaata media audio / radio
dalam pembelajaran di indonesia.
·Tahun 1975 – 1980 : penelitian psikologi kognitif
tentang media mulai intensif dilakukan.
·Tahun 1990 – 1995 : Jerome bruner (dalam
heinich1996) “ pembelajaran seharusnya dimulai dari pengalaman nyata”.
·Tahun 2000 – sekarang: Perkembangan IT &
Komputer yang pesat,( Teknologi gadget, e-learning, blended learning,
multimedia, pembelajaran melalui media secara terpadu.
Pemanfaatan media dalam
pembelajaran pada dasarnya dibagi menjadi dua
bagian yaitu:
a)
Pemanfaatan
media yang di desain khusus: yaitu media yang dibuat sendiri dan dikhususkan
untuk tujuan-tujuan tertentu.
b)
Pemanfaatan
media yang sudah tersedia : yaitu media yang sudah tersedia di alam, atau
berupa peraga, gambar, dll. Yang sifatnya umum dan digunakan dalam membantu
pembelajaran.
Pengalaman belajar anak dimulai
dari tingkatan yang paling nyata:
a) Pengalaman
langsung : dengan melakukan semua sendiri dengan memanfaatkan seluruh indra dan organ tubuh.
b) Pengalaman yang
diamati langsung: dengan mengamati sendiri, selalui indra (audio/visual)
c)
Pengalaman yang
diciptakan : melalui karya yang dihasilkan
d) Pengalaman yang
diamati lewat media televisi, radio, komputer, dan sejenisnya.
e)
Pengalaman lewat
simbol-simbol (tulisan, gambar).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar